Yang Harus Dilakukan Saat Menjalin Hubungan Baru

imgDi tahap awal hubungan, biasanya pasangan masih bersemangat dan hatinya selalu berbunga-bunga. Tapi hubungan baru yang terjalin juga masih rapuh. Agar bisa awet, Anda dan si dia masih harus banyak belajar bagaimana membangun hubungan asmara.

Dirangkum dari SheKnows, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan bersama pasangan agar hubungan awet dan menciptakan hubungan percintaan yang sehat.

1. Belajar Berkompromi
Setiap orang ingin dianggap benar. Inilah yang membuat pasangan berpisah karena tidak bisa berkompromi. Pada intinya, berkompromi bukan berarti Anda kalah, tapi berusaha untuk mencapai solusi yang terbaik. Selain tidak menyulut emosi, berkompromi juga membuat hubungan lebih baik.

2. Jujur Satu Sama Lain
Bisa berkata jujur berarti membangun kepercayaan. Jika Anda menyembunyikan sesuatu, maka akan sulit untuk saling mendekatkan diri. Jujur satu sama lain juga membangun komunikasi yang baik dan membuat pasangan saling mengerti apa yang diinginkan dan tidak. Semakin Anda dapat berkomunikasi secara terbuka, maka akan semakin baik hubungan Anda.

3. Jangan Meninggalkan Teman-teman Anda
Ketika dalam hubungan yang baru, biasanya dengan mudahnya Anda melupakan teman-teman Anda dan menghabiskan waktu hanya bersama si dia. Meskipun kualitas waktu bersama-sama pasangan penting, namun jangan lupakan kehidupan sosial Anda. Tetaplah bergaul dan mencari kesenangan sendiri, agar hidup Anda tidak monoton dan tidak cepat bosan dengan si dia.

4. Tidak Masalah Jika Harus Berdebat
Di awal hubungan mungkin Anda masih ragu untuk mengemukakan pendapat yang sebenarnya bertentangan dengan Anda, atau justru Anda sudah berdebat hebat di awal hubungan. Sebenarnya tidak masalah berdebat di awal hubungan, semua pasangan pasti mengalami pertengkaran dan itu hal yang normal. Perbedaan pendapat bisa terjadi, namun bagaimana Anda bisa mengatasinya. Berikut tips singkatnya:

- Tetap fokus pada masalah
- Saling mendengarkan
- Jika Anda merasa sangat emosi, lebih baik tenangkan diri Anda terlebih dahulu.
- Cobalah mencari solusi ketimbang marah atau ngambek.

sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/09/23/120341/1728883/852/yang-harus-dilakukan-saat-menjalin-hubungan-baru
Read More....

Pro & Kontra Berteman dengan Mantan Kekasih

imgSetelah hubungan asmara berakhir, ada masa di mana Anda dan mantan kekasih mencoba untuk menjadi teman biasa. Mereka yang melalui masa itu, ada yang berhasil dan gagal.

Berteman dengan mantan kekasih memang menuai pro dan kontra, karena memiliki sisi baik dan buruk. Seperti dilansir dari Collage Candy, ini dia pro dan kontra menjalin pertemanan dengan pria yang pernah Anda cintai.

Pro: Nyaman
Mantan pacar layaknya sahabat yang tahu baik dan buruknya kita. Rasa nyaman bersama si dia pada saat pacaran dulu, mungkin masih terasa sampai saat ini meskipun sudah menjadi mantan kekasih. Tentu saja, kenyamanan tersebut karena Anda telah banyak berbagi dengannya. Mantan kekasih pun tahu bagaimana menangani situasi dan dapat membantu Anda melalui masalah.

Kontra: Argumen Lama Bisa Kembali Terjadi
Meskipun Anda dan dia sama-sama telah berjanji tidak akan membahas topik-topik di masa lalu, namun sedikit atau banyak pasti isu-isu masa lalu terlontar. Ini bisa datang dari kedua belah pihak dan pertengkaran dapat terjadi lagi.

Pro: Merasa Tenang
Berteman dengan mantan tentu lebih menenangkan, karena dia tidak akan mengatakan hal-hal buruk tentang Anda kepada orang lain. Jika Anda melanjutkan hubungan menjadi teman, maka ini membuat hubungan baru Anda terhadapnya menjadi positif. Anda dapat saling mendukung dalam segala aspek kehidupan.

Kontra: Cemburu
Saat berteman dengan mantan, pada umumnya tidak dapat berbicara tentang orang baru yang sedang dekat saat ini. Ini dapat memancing perasaan cemburu. Anda sendiri pun kemungkinan besar tidak ingin mendengar si dia sedang berkencan dengan wanita lain. Meskipun sudah berkomitmen ingin melihat mantan bahagia, tetapi sebenarnya ada sedikit kecemburuan di hati.

Pro: Mengenang Kenangan yang Indah
Anda tentu memiliki kenangan yang indah dengan si mantan. Bisa berteman dengannya lagi mungkin dapat menghidupkan kembali kenangan-kenangan itu, seperti makan di tempat favorit atau nonton film kesukaan bersama. Tentu semua kegiatan itu sungguh menyenangkan dan Anda merasa bangkit kembali dari kesedihan. Namun Anda perlu waspada!

Kontra: Menumbuhkan Perasaan Cinta Lagi
Entah itu mantan ataupun Anda, bisa kembali memiliki perasaan cinta lagi. Kenangan-kenangan indah dapat membuat seseorang mengingat sebarapa bahagianya hubungan yang dulu meskipun pada kenyataan Anda tidak bahagia, makanya memutuskan berpisah. Sulit untuk memadamkan daya tarik seseorang yang pernah Anda pacari menjadi seorang teman biasa. Sekali Anda merasakan jatuh cinta lagi, maka akan menjadi berita buruk karena Anda merasa hubungan bisa berjalan lagi. Padahal kemungkinan besar hubungan tidak dapat berjalan mulus.

sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/10/03/120952/1735353/852/pro-kontra-berteman-dengan-mantan-kekasih
Read More....

Kekasih Anda Anak Mama? Ini Trik Menghadapinya

img Berpacaran dengan pria yang sangat dekat dengan ibunya (anak mama-red) memerlukan kesabaran dan pengertian yang cukup besar. Rasa sayang dan tergantung yang berlebihan pada sang mama, terkadang membuat kekasihnya merasa selalu dinomorduakan.

Jika Anda sedang menjalin hubungan dengan pria yang anak mama, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Berikut ini tips menghadapi kekasih yang anak mama, seperti dikutip dari eHow.

1. Jangan Berusaha Jadi Nomor Satu
Sadarilah bahwa kekasih Anda adalah pria yang akan mengutamakan kepentingan ibunya di atas segala-galanya. Sekeras apapun usaha Anda untuk yang jadi nomor satu dalam prioritasnya nampaknya sulit untuk berhasil. Jika Anda bersikukuh ingin menjadi yang pertama, justru akan membuat si dia kesal dan bisa saja tidak segan memutuskan tali cinta demi sang mama. Biarkan ia bebas untuk memilih ibunya terlebih dulu dibandingkan Anda. Toh, hubungan kalian masih dalam tahap pacaran dan bukan tidak mungkin, dia akan bertambah sayang karena sikap Anda yang pengertian.

2. Berteman dengan Ibunya
Ibu yang memiliki 'anak mama' biasanya akan bersikap antagonis terhadap kekasih anaknya dan hal itu sangat wajar. Ketika sang mama bersikap kurang bersahabat pada Anda, cobalah lihat perspektif dari ibu kekasih Anda. Seorang ibu pasti ingin anaknya bahagia, tapi di sisi lain, dia juga takut kehadiran kekasih akan memisahkan dia dari anaknya. Jika ibu kekasih Anda termasuk tipe yang sangat perhatian dan mengkhawatirkan anaknya, yakinkan bahwa Anda tidak sedang mencoba meregangkan ikatan ibu-anak antara mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan menjalin hubungan yang baik dan mendekatkan diri dengan sang ibu.

3. Luangkan Waktu Berdua dengan Ibunya
Jangan berkunjung ke rumah sang pacar hanya untuk bertemu dengannya saja. Datanglah ke rumah dan temui ibunya saat kekasih tidak ada di rumah. Tindakan ini akan menunjukkan kalau Anda tidak hanya perhatian pada anaknya, tapi juga keluarga anaknya. Jadikan ibu sang pacar sebagai 'sekutu', bukan rival. Anda pun bisa sesekali mengajak ibunya ikut dengan Anda dan pasangan ke mal atau restoran. Beri ibunya kesempatan untuk mengenal Anda lebih dekat.

4. Tidak Menyinggung Soal Hubungan Ibu-Anak Saat Bertengkar
Tahan diri Anda sebisa mungkin untuk tidak menyelipkan sifatnya yang 'anak mama' saat bertengkar. Misalnya, "Masalah ini terjadi karena kamu terlalu dekat dengan ibu kamu", atau "Memang susah berbicara dengan pria yang anak mama". Menyinggung hubungan ibu-anak hanya akan memperparah masalah dan membuat dia hilang respek terhadap Anda.

5. Ungkapkan Perasaan
Jika berbagai cara di atas sudah dilakukan, namun masih ada ganjalan dalam hati, sebaiknya ungkapkan kegundahan Anda pada pasangan. Namun jaga agar kalimat yang diucapkan tidak terkesan menuntut si dia untuk memilih antara Anda atau ibunya. Katakan kalau Anda tidak akan menghancurkan ikatan ibu-anak, karena itu juga tidak mungkin. Tapi beri pengertian bahwa Anda pun ingin dapat perhatian lebih darinya. Minta dia sesekali mengutamakan untuk kencan dibanding datang ke pertemuan keluarga yang direncanakan sang ibu. Jika si dia sungguh menyayangi Anda, dia pasti tidak akan keberatan menurutinya.

6. Jangan Menjadi Orang Lain
Anda tidak perlu bertingkah seperti ibunya hanya untuk menyenangkan hati kekasih. Meniru sifat, kebiasaan, bahkan caranya memasak, hanya akan membuat Anda tidak nyaman dan tidak tulus. Jadilah diri sendiri karena itu yang kekasih suka dari Anda. Jika si dia benar-benar menyayangi Anda, maka dia akan menerima Anda apa adanya.

sumber:http://www.wolipop.com/read/2011/10/12/180918/1742658/852/kekasih-anda-anak-mama-ini-trik-menghadapinya
Read More....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...